Rekomendasi

Informasi Persyaratan Terbang selama masa Pandemi Covid 19 (Updated 8 Jul 2020)

Generic placeholder image
Administrator

08 Jul 2020

Hi Master Diskon Family,

Kamu mau terbang? Sudah bisa loh!

Tapi selalu inget ketentuan dan syarat sebelum terbang ya. Pastikan kamu sudah melengkapi dokumen yang diperlukan sebelum terbang supaya penerbanganmu menyenangkan.

Berikut informasi dari Master Diskon terkait persyaratan untuk terbang di masa pandemi Covid-19 :

Masa Berlaku Surat Kesehatan
Berdasarkan ketentuan Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 berikut adalah ketentuan masa berlaku Surat Kesehatan berdasarkan jenisnya: 
 Surat kesehatan dengan hasil tes Rapid non-reaktif berlaku maksimal 14 hari sejak diterbitkan oleh fasilitas kesehatan
   - Khusus untuk penerbangan menuju Biak hasil tes Rapid berlaku 7 hari sejak diterbitkan oleh fasilitas kesehatan
 Surat kesehatan dengan hasil tes PCR/Swab negatif berlaku maksimal 14 hari sejak diterbitkan oleh fasilitas kesehatan
   - Khusus untuk penerbangan Internasional masuk ke Indonesia (melalui Jakarta/Surabaya/Denpasar) hasil tes PCR/Swab berlaku 7 hari sejak diterbitkan oleh fasilitas kesehatan

Orang-orang yang diperbolehkan melakukan penerbangan sebagaimana diatas baik WNI & WNA dengan penerbangan Internasional maupun Domestik wajib memenuhi persyaratan dokumen sesuai dengan kategori dan rute penerbangan sebagai berikut:


Rute

Kota
Surat Kesehatan dengan hasil tes Rapid non-reaktif atau PCR/Swab negatif Surat Kesehatan dengan hasil tes PCR/Swab negatif
Persyaratan tambahan







Internasional
Menuju Jakarta / Surabaya V  

Jika penumpang transit di Jakarta dan tidak membawa hasil tes PCR/Swab negatif, penumpang tetap diperbolehkan melakukan penerbangan dari negara asal, namun sesampainya di Indonesia akan melalui prosedur tes PCR/Swab dan karantina oleh otoritas setempat sampai dengan hasil PCR diterbitkan.
Tahapan protokol kesehatan kedatangan Internasional di Jakarta dapat di lihat di sini.

Menuju Denpasar V  

• Jika tidak membawa hasil negatif tes PCR/Swab, penumpang tetap diperbolehkan melakukan penerbangan, namun akan melalui prosedur tes PCR/Swab atas biaya sendiri di fasilitas kesehatan yang dirujuk otoritas setempat dan melakukan karantina mandiri sampai dengan hasil PCR diterbitkan.
• Seluruh penumpang wajib mengisi Formulir Kewaspadaan Kesehatan Provinsi Bali di sini
• KTP/Identitas Non-Bali: di lengkapi dengan Surat Pernyataan dan Surat Jaminan yang dapat diunduh di sini serta melakukan karantina mandiri setiba di Bali.

Menuju Luar Negeri  

 

Persyaratan dokumen mengacu ke informasi atau ketentuan pada website pemerintah, kedutaan dan otoritas terkait dari negara tujuan atau  laman resmi IATA





Internasional dengan Transit
Internasional ke Domestik dengan tujuan akhir SELAIN Jakarta, Denpasar, Balikpapan, Samarinda, Berau, Gorontalo, Ambon, Jayapura, Timika, Merauke, Biak V

 

Tujuan akhir Jakarta, Denpasar, Balikpapan, Samarinda, Berau, Gorontalo, Ambon, Jayapura, Timika Merauke, Biak mengikuti persyaratan tambahan penerbangan domestik masing-masing kota dibawah.

Jika penumpang transit di Jakarta dan tidak membawa hasil tes PCR/Swab negatif, penumpang tetap diperbolehkan melakukan penerbangan dari negara asal, namun sesampainya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) akan melalui prosedur tes PCR/Swab dan karantina oleh otoritas setempat sampai dengan hasil PCR diterbitkan sebelum dapat melanjutkan perjalanan ke tujuan akhir. Tahapan protokol kesehatan kedatangan Internasional di Jakarta dapat di lihat di sini.

Domestik ke Internasional V  

Persyaratan dokumen tambahan mengacu ke informasi atau ketentuan pada website pemerintah, kedutaan dan otoritas terkait dari negara tujuan atau laman resmi IATA
























Domestik &
Domestik dengan Transit
Menuju Jakarta V

 

Wajib dilengkapi dengan Surat Izin Keluar Masuk DKI Jakarta yang informasinya dapat diakses di sini.
Khusus penumpang yang transit di Jakarta tidak di perlukan Surat Izin Keluar Masuk DKI Jakarta selama tidak keluar dari area Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) selama transit.

Menuju Denpasar  V

 

Ketentuan berlaku untuk perjalanan bisnis:
• Seluruh penumpang wajib mengisi Formulir Kewaspadaan Kesehatan Provinsi Bali di sini
• KTP/Identitas Non-Bali: di lengkapi dengan Surat Pernyataan dan Surat Jaminan yang dapat diunduh di sini serta melakukan karantina mandiri setiba di Bali

Dari Manado V

 

Rapid tes dilakukan sesuai ketentuan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sebagai berikut:
Masyarakat umum:
RSUP Prof. DR. R. D Kandou Manado
RSU Siloam Hospitals Manado
Laboratorium Klinik Prodia Manado
Anggota TNI/POLRI:
RS Tk II R.W. Monginsidi
RS Tk III Bhayangkara Manado

Menuju Balikpapan / Samarinda / Berau

 

V

 

Menuju Gorontalo V  

Wajib dilengkapi dengan Surat Izin Keluar Masuk Gorontalo yang informasinya dapat diakses di sini atau mendownload aplikasi resmi Sekitar Kita di sini

Dari / Menuju Ambon V  

Wajib disertai Surat Izin Keluar Masuk Ambon yang informasinya dapat diakses di sini

Dari / Menuju Jayapura   V

Ke Papua:
• KTP/Identitas Non-Papua: wajib dengan hasil negatif tes PCR/Swab
• KTP/KK/Surat Domisili/Surat Kerja/Surat Dinas di Papua (termasuk keluarga inti dari pekerja): dilengkapi kartu identitas/surat keterangan terkait. Hasil tes Rapid maupun PCR/Swab dapat diterima
Dari Papua:
KTP/Identitas Non-Papua:: wajib menyertakan surat tidak akan kembali ke Papua dalam waktu 1 tahun ke depan

Menuju Timika V  

Jika tidak membawa hasil negatif COVID-19, setibanya di Timika akan melalui prosedur tes Rapid atas biaya sendiri, bila reaktif maka akan diisolasi di tempat yang telah disediakan oleh Pemerintah Mimika dan dijadwalkan melakukan tes Swab/PCR atas biaya sendiri, bila positif COVID-19 biaya perawatan menjadi tanggung jawab Pemerintah.

Dari / Menuju Merauke V  

Wajib dilengkapi dengan Surat Izin Keluar Masuk Merauke yang dapat diakses di sini

Dari / Menuju Biak V  

Wajib dilengkapi dengan Surat Keterangan Jalan dari Gugus Tugas COVID-19 Biak

Tujuan akhir kota lain SELAIN Jakarta, Denpasar, Balikpapan, Samarinda, Berau, Gorontalo, Ambon, Jayapura, Timika, Merauke, Biak V

 

 

Selain persyaratan diatas, sesampainya di bandara tujuan, penumpang dimungkinkan mendapatkan pemeriksaan tambahan dari otoritas setempat atau mengisi form/surat pernyataan lainnya sesuai dengan ketentuan lokal pemerintah/otoritas setempat.

Penumpang mohon untuk dapat menyiapkan copy seluruh dokumen persyaratan beserta aslinya sebelum tiba di bandara keberangkatan untuk dilaporkan dan diserahkan ke Petugas Check-in Counter.

Kartu Kewaspadaan Kesehatan Elektronik (E-HAC)
Setiap penumpang yang datang dari luar negeri atau bepergian di wilayah domestik diharuskan mengisi Kartu Kewaspadaan Kesehatan dari Kementerian Kesehatan RI. Untuk memudahkan dan menghindari antrean, kami sarankan menggunakan Kartu Kewaspadaan Kesehatan Elektronik (E-HAC) yang dapat diakses di https://sinkarkes.kemkes.go.id/ehac/

 

Ketentuan lainnya :

1. Selalu gunakan Masker baik di dalam area Bandara, Pesawat maupun luar Bandara.

2. Bawa selalu hand sanitizer atau tisu basah untuk kebersihan tanganmu

3. Rajin mencuci tangan sebelum dan sesudah makan atau setelah menyentuh benda

4. Perhatikan jarak antar penumpang, jaga jarak minimal 1 meter

5. Hindari kontak fisik dengan orang lain seperti bersalaman.

 

Disclaimer :

Master Diskon tidak bertanggung jawab atas kesalahan atau kekurangan dokumen persyaratan yang telah diinformasikan. Segala ketentuan dan syarat dapat berubah sewaktu-waktu. Harap update selalu ketentuan dan syarat penerbangan sebelum membeli tiket. Dengan membeli tiket di Master Diskon, penumpang sudah setuju dan paham dengan syarat ketentuan penerbangan yang dibeli.